Saya tidak mengada-ada. Saya sendiri juga awalnya tidak percaya dengan yang dilakukan teman saya, si pemilik bengkel kecil di Solo Selatan. Ini bermula saat motor kesayangan saya, honda grand astrea impressa 97 mengalami mogok parah yang kedua kalinya. Pada mogok parah yang pertama dulu, kata teman saya si pemilik bengkel, motor saya 'diganggu'. Saya tidak percaya. Pokoknya motor yang hasil pemberian ibu saya itu harus bisa aktif kembali. Mesinnya oke. Si pemilik bengkel itu sendiri yang bilang. Karena saya sudah langganan selama bertahun-tahun untuk sekedar perbaikan ringan dan ganti oli. Maka saya percayakan motor itu kepadanya. Alhasil setelah digarap selama empat hari berturut-turut akhirnya motor yang sudah mangkrak berbulan-bulan di kontrakan saya itu bisa ditunggangi lagi. Sebelum mogok parah yang kedua, motor saya mengalami kejadian memilukan. Kejadiannya setelah maghrib pada saat saya pulang membeli lampu kalau tak keliru. Di tikungan ada mobil antrian mobil dan bebe...
Coretan Ngawur Hati Yang Hampir Hancur