Lagi-lagi saya harus memetakan tubuh saya sendiri, memahami anatomi tubuh saya sendiri. Meskipun sudah tua begini, sampai sekarang saya belum khatam terhadap tubuh saya sendiri. Agak repot juga. Makanya sekarang saya harus lebih sering meneliti tubuh saya sendiri daripada menelaah tubuh orang lain. Egois? No. Jangan secepat itu menyimpulkan sesuatu, karena ini bukan sekedar tali yang dapat dengan mudah disimpulkan begitu saja. Egois itu seolah kita mengerjakan sesuatu untuk orang lain, tapi sejatinya itu untuk kepentingan diri sendiri. Jadi kalau niatnya untuk orang lain ya dikerjakan semaksimal mungkin untuk orang lain. Perkara nanti kita kena imbasnya, itu hukum otomatisasi. Paham? Sewaktu kecil, kelas 1 SD mungkin, saya pernah punya sejenis penyakit yang diderita Nabi Ayyub AS. Gatal-gatal. Tentu saja skala penyakitnya tak sebesar kanjeng Nabi Ayyub. Gatal-gatal di kaki yang kadang sampai muncul nanah juga. Kalau penilaian orang lain saat itu, penyakit saya cukup parah seb...
Coretan Ngawur Hati Yang Hampir Hancur