Saat ini saya sedang bingung. Bingung kenapa saya begitu bingung hanya gara-gara sepasang sepatu. Saya dan sepatu tidak begitu akrab. Saya lebih mencintai sandal. Tapi kenyataan di lapangan sering memaksa saya untuk bersepatu. Saya melakoni hidup dengan tidak ikhlas jika harus bersepatu. Sampai tulisan ini dimulai, saya hanya memiliki sepasang sepatu yang saya beli di toko dekat pos polisi. Yang beberapa jam kemudian, kalau tidak salah ingat terjadi penembakan di pos polisi itu. Iya, tidak ada hubungannya memang. Hanya saja peristiwa-peristiwa yang seolah-olah tidak ada hubungannya itu justru menjadi hal yang sangat kuat untuk diingat. jadi terkadang, persoalan 'benda' itu tidak hanya sebatas 'benda' saja. Namun juga ada dimensi waktunya. Yang kemudian, oleh beberapa kebudayaan manusia modern disebut benda-benda kesayangan atau benda favorit. Jadi misalnya, anda memiliki beberapa tumpuk pakaian yang semuanya bagus-bagus, tidak mesti semua benda itu anda menyayanginya. ...
Coretan Ngawur Hati Yang Hampir Hancur